Pengguna Jalan yang Bagaimana yang Mesti Didulukan Pakai Voorijder?

Aturan pengawalan sebenarnya sudah ada di UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), tercantum dalam Pasal 134 dan Pasal 135.


Pengguna Jalan yang memperoleh hak utama untuk didahulukan sesuai dengan urutan berikut: 
a. Kendaraan pemadam kebakaran yang sedang melaksanakan tugas; 
b. Ambulans yang mengangkut orang sakit; 
c. Kendaraan untuk memberikan pertolongan pada Kecelakaan Lalu Lintas; 
d. Kendaraan pimpinan Lembaga Negara Republik Indonesia; 
e. Kendaraan pimpinan dan pejabat negara asing serta lembaga internasional yang menjadi tamu negara; 
f. Iring-iringan pengantar jenazah; dan 
g. Konvoi dan/atau Kendaraan untuk kepentingan tertentu menurut pertimbangan petugas Kepolisian Negara Republik Indonesia. 


Namun tentu saja kendaraan yang mendapat hak utama sebagaimana dimaksud dalam Pasal 134 harus dikawal oleh petugas Kepolisian Negara Republik Indonesia dan/atau menggunakan isyarat lampu merah atau biru dan bunyi sirene. 

Dalam Pasal 134, disebutnya pimpinan Lembaga Negara Republik Indonesia. Dalam UUD 1945, Lembaga Negara RI adalah MPR, DPR, DPD, Presiden, Wakil Presiden, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), MA, MK. 

Sedangkan konvoi atau kendaraan kepentingan tertentu dalam Pasal 134 UU 22 Tahun 2009 huruf g, disebutkan "menurut pertimbangan petugas Kepolisian Negara Republik Indonesia".