MITOS ATAU FAKTA? 10 ASUMSI MASYARAKAT SOAL KACA FILM MOBIL (Bagian 2)

Mencegah terik sinar matahari yang membuat kabin terasa panas di siang hari dan menjaga privasi di dalam mobil menjadikan latar belakang konsumen memasang kaca film.

Saat ini di masyarakat masih banyak salah pengertian hal-hal yang berkaitan dengan kaca film. Salah satunya adalah, percaya bahwa kaca film semakin gelap, maka performanya aka semakin bagus. Benarkah demikian?

Sedikitnya ada 10 asumsi yang beredar luas di masyarakat Indonesia perihal kaca film. Apakah beberapa asumsi masyarakat yang beredar soal kaca film ini adalah mitos atau fakta? Berikut ini fakta yang dapat kami berikan:

6. Kabin Tetap Panas Saat Parkir Di Terik Matahari

FAKTA. Sebagus apapun kaca filmnya, hal ini tetap akan dialami. Namun masalah ini bisa diatasi khususnya untuk mobil yang dilengkapi dengan talang air (side visor). Ketika mobil parkir di tempat terbuka, silahkan Anda membuka jendela sekitar 1 cm, sehingga hawa panas dapat bersikulasi dengan udara luar dan membuat panas tersebut hilang.

Mobil terparkir di bawah matahari pasti panas karena misalnya kaca film mampu menolak Infra red 95% maka 5% sisanya akan masuk ke dalam kabin. Bila diakumulasi parkir 1 jam dan setiap menit masuk 5% maka suhu kabin akan naik karena tidak ada pergerakan udara di dalam mobil. Di samping dari jendela samping dan depan, penghambat panas lainnya berasal dari bodi mobil yang terbuat dari logam dan bisa mempengaruhi kondisi di interior. Bedanya adalah, dengan kaca film yang baik, kabin kendaraan dapat dingin lebih cepat (penelitian menunjukkan 25% lebih cepat dengan kaca film V-KOOL dibandingkan kaca film biasa) ketika Anda mengendarai mobil kembali dan AC dinyalakan.

7. Tingkat kegelapan kaca film depan maksimal 40%

FAKTA. Ketika ingin memasang kaca film, pertanyaan dari penjual adalah menanyakan tingkat kegelapannya baik dari sisi depan, samping dan belakang. Dari ketiga area kaca tersebut, ada satu yang perlu perhatian lebih yaitu kaca depan. Karena melalui kaca inilah kita melihat kondisi jalan ketika berkendara, sehingga perlu persentase yang sesuai untuk keamanan berkendara baik siang maupun malam hari.

Tingkat kegelapan kaca film bagian depan maksimal 40%. Memasang kaca film depan dengan tingkatan 60% atau 80% pada siang hari memang masih cukup jelas, tetapi ketika malam, tidak akan kelihatan sehingga menjadi kurang awas saat mengemudi dan membuat tenaga mata Anda lebih cepat lelah. Persentase yang paling wajar untuk kegelapan kaca film depan maksimal 40%.

8. Memasang kaca film mudah, siapa saja bisa.

MITOS. Salah satu fase terpenting yang menunjang kemampuan dari kaca film adalah proses pemasangannya. Bila salah-salah pasang maka manfaatnya kurang maksimal karena lebih cepat rusak dan paling berbahayanya adalah kaca mobil retak. Ketika pergi berkunjung ke sentra aksesoris yang menjajakan beragam kaca film, yang diperhatikan adalah instalaturnya.

Memasang kaca film bukan hal mudah. Menempelnya memang mudah, tetapi masalahnya adalah proses pemanasannya agar dapat mengikuti lengkungan kaca dan juga kaca film di jendela samping harus menempel dengan sempurna. Kalau pemanasan kurang merata maka mengakibatkan penempelan yang tidak sempurna.

Pasanglah kaca film pada dealer resmi karena terdapat jaminan yang mencakup produk itu sendiri dan kualitas dari pemasangannya.

9. Bersihkan kaca film dengan air dan sampo bayi

FAKTA. Meskipun tergolong sebagai komponen penunjang kenyamanan mobil yang minim perawatan, akan tetapi bila ingin membersihkannya secara maksimal diperlukan bahan pembersih tanpa kimia berbahaya. Salah satu yang menjadi referensinya adalah sampo bayi. Noda yang biasa ditemukan di kaca film adalah jeplakan tangan atau dahi dari anak-anak.

Karena dipasang di bagian interior, cukup dibersihkan memakai lap dan air yang dicampurkan sedikit sampo bayi, kemudian keringkan . Namun lap nya harus bersih, karena bila kotor, kaca filmnya bisa saja tergores. Perlu diingat juga, bila lap untuk membersihkan memiliki bahan dan tekstur lembut dan berdaya serap yang tinggi.

10. Kaca film dapat menahan pecahan saat kecelakaan

FAKTA. Terdapat dua jenis kaca film yakni penolak panas yang kami bicarakan kali ini dan kaca film safety and security. Sesuai dengan namanya, maka fungsinya dan bentuk fisiknya berbeda. Yang bahannya lebih tebal adalah kaca film safety karena tujuannya untuk menahan benturan sedangkan kaca film penolak panas itu lebih tipis. Akan tetapi, meski tipis, kemampuan untuk menahan kaca tetap menjadi satu ketika pecah tetap dimilikinya.